Jelajahi Menu Soto di Berbagai Daerah dan Temukan 4 Variasi di Bawah Ini!

Apa menu tradisional yang Anda sukai? Jawaban setiap orang mungkin berbeda-beda mengingat kuliner di tanah air tidak terhitung jumlahnya. Mulai dari jajanan pasar sampai masakan di menu utama yang cenderung berat dan kaya akan rempah-rempah. Rempah-rempah ini memang selalu menjadi ciri khas sekaligus kekuatan menu tradisional di tanah air. Semua daerah bahkan tidak lupa akan memakai aneka jenis rempah untuk menguatkan rasa, aroma, dan tampilan dari menu yang tengah diolah tersebut.

Berkenalan dengan Menu Soto

Salah satu kuliner khas tanah air yang juga dikenal luas oleh masyarakat internasional adalah soto, dan masuk kategori masakan berkuah. Soto ini bisa ditemukan dalam berbagai versi, diantaranya adalah:

  • Kuah soto memakai santan sehingga mirip dengan opor, biasanya menjadi ciri khas untuk soto asal Kudus, Jawa Tengah.
  • Kuah soto dari air kaldu yang tentunya lebih ringan namun tetap rasa rempahnya kuat.
  • Soto yang disajikan dengan nasi dan diletakan pada mangkok berukuran kecil.
  • Soto yang dipadukan dengan lontong dan disajikan ke dalam mangkok Ayam Jago yang legendaris.

Nama masakan di berbagai daerah boleh sama-sama memakai sebutan ‘soto’ namun dari segi rasa sampai tampilan tentu akan ditemui beberapa perbedaan. Ada soto yang disajikan dengan irisan daging sapi ada pula yang memakai suwiran daging ayam yang direbus lalu digoreng kering. Beberapa daerah juga menambahkan kacang kedelai goreng sebagai pelengkap, daerah lainnya memakai kerupuk udang. Beda daerah tentu memiliki ciri khas pada menu soto khasnya, sehingga ada sebutan Soto Betawi, Soto Kudus, Soto Banjar, dan lain sebagainya.

Sebagai menu masakan tradisional yang berkuah tentu lebih sedap disantap selagi hangat dan akan lebih nikmat jika udara tengah dingin, misal karena hujan atau saat matahari belum terbit. Jika berkunjung ke daerah-daerah di Pulau Jawa maka penjual soto kerap menjajakan dagangannya di pagi hari sebagai menu sarapan. Namun karena memakai nasi atau mungkin lontong soto ini juga cocok disantap untuk makan siang maupun makan malam, tergantung selera penikmatnya saja.