Fakta Unik Tentang Nasi Goreng

Nasi Goreng – Semua orang pasti sudah pernah makan kuliner yang melegenda ini. Beberapa dari kita mungkin menjadikan kuliner ini sebagai favorit. Berikut ini adalah beberapa fakta unik dari kuliner berbahan nasi putih yang telah dirangkum oleh Indonesia.travel Phillipines.

Fakta Unik Tentang Nasi Goreng

Fakta Unik Tentang Nasi Goreng

  • Makanan bersejarah

Nasi goreng bisa dikategorikan sebagai makanan dengan usia yang sudah tua yang telah ada sejak 4000 SM. Pada awalnya makanan ini berasal dari China bagian Yangzhou. Kuliner ini awalnya tercipta karena kebiasaan orang Cina yang tidak suka dengan nasi putih sisa. Sehingga nasi putih yang tersisa tersebut di goreng menggunakan bawang serta makanan sisa lainnya seperti ayam atau telur agar bisa dikonsumsi lagi.

  • Makanan multicultural

Nasi goreng sudah banyak dikembangkan dengan berbagai variasi berkat para pedagang tiongkok yang berkelana ke seluruh dunia. Di Indonesia sendiri ada banyak variasi dari kuliner ini yang sudah disesuaikan dengan selera dalam negeri. Selain itu, makanan juga telah terdapat di berbagai dunia dengan variasi rasa dan tampilan yang bebeda. Sebagai contoh Pilaf dari Prancis, Omurice dari Jepang, Kimchi Bokkeumbap dari Korea Selatan, Paella dari Spanyol dan dari berbagai belahan dunia yang lain.

  • Nasi goreng dan Kesehatan

Kuliner berbahan nasi ini tergolong dalam masakan yang mudah untuk dibuat. Sehingga makanan yang telah ada dari ribuan tahun yang lalu ini bisa dipastikan menjadi menu favorit bagi banyak orang. Biasanya kuliner berbahan dasar nasi ini dihidangkan sebagai menu sarapan ataupun makan malam. Namun, tahukah anda bahwa kuliner populer ini juga memiliki beberapa fakta kesehatan yang perlu anda ketahui.

  • Tinggi kalori – makanan dengan bahan dasar nasi putih yang dimasak pada suhu tinggi dengan mentega atau minyak mempunyai kandungan kalori yang tinggi. Sepiring Nasi goreng memiliki kalori hingga 637 kalori padahal satu buah cheeseburger hanya mengandung 310 kalori. Bagi yang sedang diet, mungkin kuliner asal Tiongkok ini bukan pilihan yang tepat.
  • Mengandung akrimalid – zat ini merupakan penyusun senyawa poliakrimalid yang terdapat pada pembuatan kertas, tekstil, atau plastik. Dan senyawa ini juga muncul pada karbohidrat yang dimasak dengan suhu tinggi seperti dipanggang, goreng, atau dibakar. Selain itu, mungkin sebagian dari kita akan menyisakan sedikit porsi Nasi goreng bila perut sudah kenyang untuk dimakan lagi. Kebiasaan ini ternyata membawa dampak tidak baik bagi tubuh dan sebaiknya dihindari karena akan menyebabkan kanker.